Terobosan Pedukuhan Jodog Merintis WKSBM

fatchurozi 09 Desember 2019 15:11:48 WIB

Setelah meluncur e-gilang yang merupakan aplikasi untuk mempermudah warga dalam mencari berbagai layanan mulai dari surat keterangan tidak mampu hingga surat permohonan akta kematian, kini pemerintah Desa Gilangharjo kembali membuat terobosan untuk pengentasan kemiskinan berbasis masyarakat sendiri dengan membentuk Wahana Kesejahteraan Sosial Berbasis Masyarakat atau WKSBM.

1. WKSBM Amanah merupakan WKSBM rintisan Desa Gilangharjo‎

WKSBM untuk pertamakalinya dilaunching di Dusun Jodog, Desa Gilangharjo, Kecamatan Pantak, Kabupaten Bantul yang diberi nama WKSBM Amanah yang diketuai oleh Kepala Dusun Jodog Bayu Yunarko dan dibantu oleh sejumlah pengurus WKSBM Amanah yang merupakan warga Dusun Jodog.

"WKSBM di Dusun Jodog ini merupakan WKSBM rintisan di Desa Gilangharjo yang nantinya akan bergiliran terbentuk di 15 dusun lain yang ada di Desa Gilangharjo,"kata Kepala Desa Gilangharjo, Pardiyono disela-sela pengukuhan pengurus WKSBM Dusun Jodog, Sabtu (7/12).

2. Ada 3.268 KK miskin di Desa Gilangharjo yang tak semuanya tersentuh program pengentasan kemiskinan dari pemerintah‎

Menurutnya di Desa Gilangharjo terdapat sekitar 3.268 KK miskin dan tidak semuanya terlindungi oleh program pengentasan kemiskinan dari pemerintah seperti program PKH, KIP ataupun KIS sehingga dengan keberadaan WKSBM yang berbasis di dusun ini nantinya bisa mendata lagi KK miskin yang tidak tercover oleh program pengentasan kemiskinan dari pemerintah bisa dientaskan oleh masyarakat atau dengan swadaya masyarakat sendiri.

"Jadi WKSBM ini nantinya mendata KK miskin mana saja yang nantinya mau dibantu dengan program WKSBM sehingga kedepan tidak ada lagi kecemburuan antara penerima program kemiskinan dari pemerintah dan dari WKSBM,"ungkapnya.

Untuk membiayai program WKSBM dalam usaha mengenaskan kemiskinan di dusunnya akan mengandalkan dari para donatur yang juga dari masyarakat setempat termasuk dana dari desa dan juga dari Kabupaten.

"APBDes kita saat ini mencapai Rp 5,4 milyar dan hampir Rp 500 juta saja untuk pengentasan kemiskinan,"katanya.

3. Dana WKSBM Amanah untuk entaskan kemiskinan berasal dari warga sendiri‎

Ketua WKSBM Amanah sekaligus Kepala Dusun Jodog, Bayu Yunarko mengatakan jumlah warga miskin penerima WKSBM Amanah sebanyak 24 orang yang merupakan warga miskin di Dusun Jodog dengan anggaran Rp 3,6 juta yang diujudkan dengan bantuan sembako hingga bantuan uang sekolah.

"Kita berharap kesadaran warga untuk memberikan donasi pengentasan kemiskinan semakin tinggi sehingga nantinya tidak hanya bantuan dalam bentuk sembako namun juga pemberdayaan ekonomi masyarakat seperti modal untuk usaha kecil-kecilan,"ungkapnya.

Lebih jauh data kemiskinan di Dusun Jodog nantinya juga terintegrasi dengan data yang ada di Pusat Kesejahteraan Sosial yang ada ditingkat desa sehingga semua data warga miskin di desa menjadi satu dan kedepannya data kemiskinan juga akan terintegrasi dengan data yang ada di Dinas Sosial.

"Jadi kalau data kemiskinan WKSBM dipastikan juga berbeda dengan data dari Dinas Sosial karena cara pendataan warga miskin juga berbeda,"ungkapnya.‎

Oleh : Daruwaskita

Komentar atas Terobosan Pedukuhan Jodog Merintis WKSBM

Formulir Penulisan Komentar

Nama
Alamat e-mail
Komentar
Isikan kode Captcha di atas
 

Media Sosial

FacebookTwitterGoogle PlussYoutubeInstagram

Statistik Kunjungan

Hari ini
Kemarin
Jumlah pengunjung

Paduan Suara TP PKK Desa Gilangharjo

Integrasi dengan Atmago

Pengumuman

...Kami menerima tulisan dari pembaca sekalian dengan mengirim via wa ke 0857 2998 2887 / 081 3922 311 55....

Lokasi Gilangharjo

tampilkan dalam peta lebih besar