Pendamping Desa Budaya Gilangharjo Berhasil Membuat Packaging Untuk Kerajinan Batik

31 Agustus 2018 13:33:32 WIB

Batik Jogja Istimewa yang menyiratkan makna kondisi geografis keraton Yogya, yakni sumbu imajiner, mulai dari Pantai Selatan, Keraton Panggung Krapyak, Keraton Jogja, Tugu, sampai Gunung Merapi. Gambar dua burung merpati melambangkan raja yang mengayomi rakyatnya dan lampu penerangan menyimbolkan raja memberikan penerangan bagi rakyatnya. Gambar padi, air, dan air tongkat menjadi simbol raja memberikan makan, minum dan pertolongan pada rakyatnya.

Batik Jogja Istimewa telah diproduksi oleh pengrajin batik Gilangharjo yang tergabung dalam Paguyuban Batik Nyawiji Gilangharjo. Upaya untuk meningkatkan kualitas produk adalah dengan membuat packaging. Hal tersebut telah berhasil direalisasikan oleh Pendamping Desa Budaya Gilangharjo. Packaging dengan nuansa klasik dan elegan bergambar motif batik Batik Jogja Istimewa terbuat dari kertas karton dengan ukuran 17 x 25 cm, terbuat dari kertas karton. Hasil program pendampingan ini telah diserahkan kepada Ketua Desa Budaya pada hari Selasa, 28 Agustus 2018.

Adanya packaging ini diharapkan dapat meningkatkan nilai jual produk dan memudahkan konsumen untuk membawa cindera mata desa Gilangharjo. Packaging ini akan dilaunching pada tanggakl 2 Oktober 2018 oleh pemerintah Desa Gilangharjo.

-Tim Pendamping Desa Budaya-

Komentar atas Pendamping Desa Budaya Gilangharjo Berhasil Membuat Packaging Untuk Kerajinan Batik

Formulir Penulisan Komentar

Nama
Alamat e-mail
Komentar
Isikan kode Captcha di atas
 

Website desa ini berbasis Aplikasi Sistem Informasi Desa (SID) Berdaya yang diprakarsai dan dikembangkan oleh Combine Resource Institution sejak 2009 dengan merujuk pada Lisensi SID Berdaya. Isi website ini berada di bawah ketentuan yang diatur dalam Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik dan Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International (CC BY-NC-ND 4.0) License