Tangani Demam Berdarah Dengue, Dinas Kesehatan Kabupaten Bantul Gelar Audiensi Program ‘Wow Mantul’

Imron Hidayatullah 12 Januari 2022 03:10:51 WIB

Gilangharjo, Dalam rangka penanganan dan pengendalian penyebaran Demam Berdarah Dengue (DBD), Dinas Kesehatan Kabupaten Bantul bersama dengan Puskesmas Pandak 1 dan Pemerintah Kapanewon Pandak menggelar audiensi di Kalurahan Gilangharjo. Acara yang digelar di Ruang Rapat Balai Kalurahan Gilangharjo ini dihadiri oleh Tim dari Dinas Kesehatan Kabupaten Bantul, Puskesmas Pandak 1, Perwakilan dari Pemerintah Kapanewon Pandak, Perwakilan dari World Mosquito Program (WMP) Yogyakarta, Tim Penggerak PKK Kapanewon Pandak, Carik, Kamituwo dan Ulu-Ulu Kalurahan Gilangharjo.

Audiensi kali ini sekaligus sosialisasi dan koordinasi dengan Pemerintah Kalurahan Gilangharjo terkait program ‘WoW Mantul’ yang merupakan akronim dari Wolbachia Wis Masuk Bantul. Wolbachia sendiri merupakan bakteri yang hidup secara alami pada 60-70 persen serangga, namun tidak ditemukan pada nyamuk Aedes Aegypti. Oleh karena itu, perlu adanya trasinfeksi bakteri Wolbachia terhadap nyamuk Aedes Aegypti melaui penyebaran nyamuk ber-Wolbachia. Bakteri Wolbachia ini nantinya dapat mengurangi kemampuan nyamuk secara signifikan dalam menularkan demam berdarah, Zika dan chikungunya. Selain itu, nyamuk yang sudah ber-Wolbachia akan mewariskan bakteri tersebut ke generasi selanjutnya. Bakteri Wolbachia sendiri terbukti aman bagi manusia. Jadi penyebaran nyamuk ber-Wolbachia ini dianggap sangat efektif sebagai upaya untuk menangani dan mengendalikan penyebaran Demam Berdarah Dengue (DBD). Tingkat efektivitasnya bahkan mencapai 77-86 persen.

Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kabupaten Bantul dan Puskesmas Pandak 1, kasus demam berdarah di Kabupaten Bantul adalah yang tertinggi di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta. Kalurahan Gilangharjo juga termasuk salah satu kalurahan yang setiap tahunnya ditemukan kasus demam berdarah. Bahkan Angka Bebas Jentik (ABJ) di wilayah Gilangharjo juga masih di bawah standar. Oleh karena itu, adanya program ‘WoW Mantul’ ini diharapkan benar-benar dapat menekan kasus demam berdarah secara signifikan dan dapat meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat.

Lebih lanjut, dalam acara audiensi ini telah disepakati bahwa pada tanggal 14 Februari 2022 rencananya akan digelar sosialisasi program ‘WoW Mantul’ ini kepada dukuh dan kader dari setiap padukuhan di Kalurahan Gilangharjo. Kemudian pada bulan Mei akan dimulai penitipan ember yang berisi 150 telur nyamuk ber-Wolbachia secara serentak se-Kabupaten Bantul. Sejumlah 404 ember akan dititipkan di 8 padukuhan di Kalurahan Gilangharjo, sehingga sebanyak 60.600 nyamuk ber-Wolbachia tahun ini akan mulai tersebar di wilayah Kalurahan Gilangharjo dan diharapkan dapat mengurangi atau mengeliminasi demam berdarah di wilayah Gilangharjo. (IMR)

Komentar atas Tangani Demam Berdarah Dengue, Dinas Kesehatan Kabupaten Bantul Gelar Audiensi Program ‘Wow Mantul’

Formulir Penulisan Komentar

Nama
Alamat e-mail
Komentar
Isikan kode Captcha di atas
 

Paduan Suara TP PKK Desa Gilangharjo

Integrasi dengan Atmago

Pengumuman

Mohon menginformasikan kepada Wartawan Kalurahan bila di tempat Bapak Ibu terdapat kegiatan yang dapat di publikasikan melalui nomor WA :0838-4040-5458

Kalender

Media Sosial

FacebookTwitterGoogle PlussYoutubeInstagram

Statistik Kunjungan

Hari ini
Kemarin
Jumlah Pengunjung

Website desa ini berbasis Aplikasi Sistem Informasi Desa (SID) Berdaya yang diprakarsai dan dikembangkan oleh Combine Resource Institution sejak 2009 dengan merujuk pada Lisensi SID Berdaya. Isi website ini berada di bawah ketentuan yang diatur dalam Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik dan Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International (CC BY-NC-ND 4.0) License